TPB FTP Universitas Udayana Gelar Pengabdian kepada Masyarakat Bersama Petani Kopi di Banjar Sabang
Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada Sabtu, 3 Oktober 2026, bertempat di Banjar Sabang, Desa Selulung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Kegiatan ini mengangkat judul “Reformasi Pertanian melalui Aplikasi Pupuk Cair Biourin (Enzact-501) pada Budidaya Kopi Arabika untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Selulung, Kintamani, Bangli.”
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana, Dr. I Wayan Rai Widarta, S.T.P., M.Si. Acara turut dihadiri oleh Kelian Banjar Sabang, dosen dan mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana, serta masyarakat setempat, khususnya para petani kopi Arabika.
Dalam sambutannya, Dekan FTP Universitas Udayana menyampaikan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Kegiatan pengabdian diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Yohanes Setiyo, M.P., yang juga menjadi narasumber utama dalam kegiatan. Materi yang disampaikan berfokus pada penerapan pertanian berkelanjutan dalam budidaya kopi Arabika, khususnya melalui pemanfaatan pupuk cair biourin berbasis urin sapi dengan menggunakan Enzact-501 sebagai bioaktivator.
Materi kegiatan meliputi konsep pertanian berkelanjutan pada budidaya kopi Arabika, dampak penggunaan pupuk kimia secara berlebihan, manfaat pupuk organik cair biourin terhadap kesuburan tanah dan tanaman, strategi efisiensi biaya budidaya kopi, serta teknik pemupukan yang tepat pada tanaman kopi Arabika.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan pelatihan pembuatan pupuk cair biourin berbasis urin sapi. Para petani diperkenalkan dengan bahan dan tahapan pembuatan biourin, mulai dari penggunaan urin sapi, Enzact-501 sebagai bioaktivator, molase atau gula merah sebagai sumber energi bagi mikroorganisme, proses pencampuran, hingga tahapan fermentasi dan penyimpanan pupuk cair.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan lapangan di kebun kopi. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman secara langsung mengenai penerapan pupuk cair biourin pada tanaman kopi Arabika. Diskusi dan praktik lapangan juga memberikan kesempatan kepada petani untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam budidaya kopi.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan sumber daya lokal, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta mendukung budidaya kopi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem FTP Universitas Udayana terus berupaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, sekaligus mendorong penerapan teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan petani dan mendukung keberlanjutan produksi kopi Arabika Kintamani.


FACULTY OF AGRICULTURAL TECHNOLOGY