Workshop PKM GRAVITI Dorong Kreativitas dan Pengembangan Karier Mahasiswa TPB

Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB), Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana menyelenggarakan Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) GRAVITI dan Kuliah Umum 2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung JA, Kampus Bukit Jimbaran, ini mengangkat tema “From Campus Innovation to Future Career: Membangun Kreativitas, Kompetensi, dan Karier Mahasiswa TPB melalui PKM”.

Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan PKM kepada mahasiswa sekaligus membuka wawasan mengenai hubungan antara inovasi di lingkungan kampus, perkembangan teknologi pertanian, dan peluang karier setelah lulus. Workshop diikuti oleh mahasiswa TPB Universitas Udayana serta peserta undangan dari STIKOM Jimbaran dan Universitas Dwijendra. Secara keseluruhan, kegiatan dihadiri oleh 104 orang yang terdiri atas peserta mahasiswa, undangan, pengisi acara, dan panitia.

Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan dari Koordinator Program Studi TPB, Ketua HIMATETA, dan Ketua Panitia. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber.

Mentari Kinasih, S.TP., M.T. memberikan pengantar mengenai Program Kreativitas Mahasiswa, mulai dari tujuan, jenis skema, penyusunan gagasan, hingga manfaat PKM dalam mengembangkan kemampuan akademik, kerja sama tim, komunikasi, dan portofolio mahasiswa.

Workshop ini juga menghadirkan Ardan Wiratmoko, S.T.P., M.Sc. dari SmartAgri UGM. Dalam pemaparannya, Ardan menjelaskan konsep Climate Smart Agriculture dan Precision Agriculture sebagai pendekatan penting dalam pengembangan pertanian modern. Climate Smart Agriculture menekankan upaya meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan, memperkuat kemampuan adaptasi terhadap perubahan iklim, serta mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca.

Sementara itu, Precision Agriculture memanfaatkan data, sensor, teknologi informasi, sistem pemantauan, dan pengelolaan input secara tepat untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, pupuk, energi, dan sumber daya pertanian lainnya. Melalui materi tersebut, mahasiswa didorong untuk melihat berbagai persoalan pertanian sebagai peluang dalam menyusun gagasan PKM yang inovatif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Materi berikutnya disampaikan oleh I Putu Arya Pratama K. P., S.T. mengenai keterkaitan antara pengalaman berorganisasi, keterlibatan dalam kegiatan akademik, penyusunan proyek inovasi, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Mahasiswa diajak memahami bahwa PKM tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kepemimpinan, kerja sama tim, dan komunikasi profesional.